TNI AL – Puspenerbal (14/07/2026)
Puspenerbal terus berkomitmen mendukung upaya penegakan hukum dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta pemberantasan peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang. Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana memimpin langsung pelaksanaan konferensi pers atas keberhasilan Lanudal Juanda dalam menggagalkan upaya penyelundupan obat keras ilegal dan narkotika di Bandara Internasional Juanda, bertempat di Mako Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (14/07).
Dalam kesempatan tersebut, Danpuspenerbal menyampaikan bahwa pada selama tiga hari sejak Jumat (10/07) sampai dengan Minggu (12/07), Lanudal Juanda berkolaborasi dengan stakeholder Bandara Juanda berhasil menggagalkan tiga kali upaya pengiriman paket barang yakni dua kali pengiriman obat keras tanpa dokumen (ilegal) dan satu kali pengiriman narkotika jenis sabu-sabu. Barang-barang tersebut rencananya akan dikirim dari Bandara Internasional Juanda menuju Makassar dan Jayapura menggunakan pesawat udara, dengan total keseluruhan barang bukti berupa 12.050 butir obat daftar G jenis Tramadol, 39.249 butir pil berlogo "Y", serta 27 gram sabu-sabu, dengan perkiraan nilai keseluruhan barang mencapai Rp 336.463.000.
Di hadapan awak media, Danpuspenerbal menegaskan bahwa penanganan penyidikan kasus ini akan diserahkan kepada Polresta Sidoarjo untuk proses pendalaman dan pengembangan lebih lanjut, sedangkan seluruh barang bukti selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan wujud sinergitas antara Puspenerbal, dalam hal ini Lanudal Juanda, dengan stakeholder terkait. Hal tersebut merupakan implementasi perintah Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk memberantas tindak kejahatan penyelundupan yang dapat merugikan masyarakat Indonesia.



