Jayapura, 14 Juli 2026 – Personel Kodaeral X berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja di Pelabuhan Penumpang Jayapura, Selasa (14/7), dengan mengamankan seorang calon penumpang KM Dobonsolo yang kedapatan membawa barang bukti berupa ganja seberat 1.064 gram.
Pelaku yang diamankan berinisial KR (17), calon penumpang KM Dobonsolo dengan tujuan Biak. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 50 bungkus ganja yang dikemas menggunakan plastik ukuran besar dengan total berat 1.064 gram. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam sebuah kardus yang dibungkus plastik hitam dan dilakban cokelat.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada petugas yang bersangkutan mengaku memperoleh barang tersebut dari temannya berinisial U, yang meminta dirinya untuk membawakan sebuah barang bawaan ke atas KM Dobonsolo. Saat menaiki tangga kapal, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tersebut dan menemukan narkotika jenis ganja di dalam kardus tersebut.
KR mengaku tidak mengetahui bahwa barang yang dititipkan oleh temannya berisi narkotika jenis ganja.
Dari hasil penghitungan sementara, setiap bungkus ganja diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp500.000, sehingga total nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp25.000.000. Ganja tersebut diketahui akan dibawa dari Jayapura menuju Biak.
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan diserahkan kepada Polda Papua untuk menjalani proses lebih lanjut dan pendalaman terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.
Di tempat terpisah, Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr. Opsla. menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Kodaeral X dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkotika, khususnya melalui jalur transportasi laut.
"Kami berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di seluruh wilayah kerja Kodaeral X guna mencegah masuk maupun keluarnya barang-barang terlarang melalui jalur laut. Keberhasilan ini merupakan hasil kewaspadaan personel di lapangan yang senantiasa melaksanakan pemeriksaan secara profesional. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan generasi bangsa," ujar Dankodaeral X.

